Assalamu'alaikum. Wr. Wb.
Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita segala kebutuhan kita untuk dapat mengabdikan diri hanya kepada Allah SWT bukan ke yang lainnya. Shalawat serta salam semoga hingga hari ini terus kita kirimkan kehadirat baginda besar kita nabi Muhammad SAW, yang telah memperjuangkan agama ini tegak di muka bumi ini, hingga kita pun dapat merasakan keindahannya hingga hari ini. Allahuakbar.!!
Bagimana kabar para saudara seiman hari ini? semoga tetap dalam lindunganNya ya. Amin. kami ucapkan terima kasih banyak kepada para pengunjung yang menyempatkan melihat blog kami yang sederhana ini. Thank you very much, Love you full ^^
Pada kesempatan kali ini, kami ingin berbagi info tentang perkembangan kegiatan para anak muda Sentra Dakwah Hidayatullah Sumatera Utara yang sudah lama tak terdengar di dunia maya, semoga bermanfaat bagi para pengunjung. Check it out!


Ide ini (perbebekan) muncul saat ada seorang mahasiswa yang merupakan alumni Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Morawa berkunjung dalam rangka silaturahmi ke Sentra Dakwah Hidayatullah, beliau mengatakan banyak yang bisa di kembangkan di lahan yang Alhamdulillah cukup luas untuk saat ini. dan Alhamdulillah setelah kepulangan beliau ke kampung halaman. tercetuslah ide untuk mengembangkan kreatifitas anak muda dengan berlatih berternak bebek (perbebekan) yang diusung oleh abangda Daud Rasyid Albar dan Fathurrahman Gea, kedua mahasiswa UNIVA ini men-sharingkan ide yang sangat cemerlang ini kepada kawan-kawan mahasiswa lainnya dan Alhamdulliah semuanya sepakat untuk berkreasi walau tanpa ada skill apapun, hanya bermodalkan sedikit uang dan Nekat yang sangat tinggi sehingga terkumpullah modal sebanyak Rp. 1.500.000,00,- .



Kegiatanpun dimulai dengan membeli 60 batang bambu kemudian bambu-bambu tersebut di direndam di kolam Sentra Dakwah selama 2 minggu. Sembari menunggu rendaman bambu, rancangan model istana perbebekan pun mulai di bikin oleh arsitek-arsitek abal-abal ala Mahasiswa Sentra Dakwah hehehe. Sementara beberapa arsitek perbebekan bekerja, sebagian manusia lainnya menggali parit yang sangat dalam hingga kedalaman tak melebihi tinggi manusia dewasa, sangat dalam sekali. Proses peletakan batu pertama pun melalui beberapa lika-liku yang berupa perubahan lokasi istana perbebekan, perlu dilalui dan di hadapi oleh para calon kader dengan ketabahan sebagai bentuk dari pembinaan kader-kader yang militan yang di berikan langsung dari bapak pembina Sentra Dakwah sekaligus pimpinan wilayah Hidayatullah Sumatera Utara.


Untuk masalah bahan baku lainnya, para pemuda pejuang ini memanfaatkan bangunan sejarah Sentra Dakwah yang mereka bongkar dengan mengambil harta Qorun yang dapat dimanfaatkan, seperti seng, balok kayu, paku dan lain sebagainya. Kegiatan pembongkaran rumah pun diawalai dengan memindahkan instalasi listrik rumah sejarah ke kantor yang di lakukan oleh kakek pejuang yang sangat bersahabat dengan listrik, hingga kami pun yang muda-muda ini sangat malu dengan kakek yang satu ini, beliau masih mampu memanjat tiang yang begitu tinggi ketika akan memasang lampu tembak beberapa waktu yang lalu sebelum pembongkaran rumah sejarah.
Dan Alhamdulillah perkembangan kegiatan perbebekan hingga saat ini sudah sampai pada tahap atapisasi (Vicky language) yang akan di lanjutkan dengan dindingisasi dan finishingisasi. Dan suatu saat nanti tinggal beli bebeknya deh.... amiiin. ^^
Allahuakbar.... allahuakbar......2x
Azan Zuhur berkumandang pertanda panggilan berjama'ah bagi ummat muslim. dan pertanda perpisahan kita dalam pertemuan dunia maya ini. sekali lagi kami sangat berterima kasih atas kunjungan saudara-saudari sekalian.Ketemu lagi di lain waktu.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
No comments:
Post a Comment